Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) turut berkontribusi dalam penguatan kesehatan mental generasi muda melalui keterlibatan salah satu dosennya, Iwan Wahyu Widayat, M.Psi., Psikolog, sebagai narasumber Mental Health for Scouts dalam Pelatihan Manajemen Satuan Komunitas (SAKO) Jawa Timur 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur di Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Jombang pada 20–21 Oktober 2026 ini diikuti oleh 114 peserta dari berbagai Satuan Komunitas Pramuka se-Jawa Timur.
Selain menjadi narasumber, Iwan juga berperan sebagai Ketua Pelaksana kegiatan dalam kapasitasnya sebagai Andalan Daerah Urusan Satuan Komunitas Pramuka Kwarda Jawa Timur. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan dan pembinaan anggota Pramuka melalui sejumlah materi, termasuk manajemen organisasi, pengembangan Pramuka produktif, pemanfaatan media digital, dan kesehatan mental.
Menguatkan Kesehatan Mental melalui Safe From Harm
Dalam pemaparannya, Iwan Wahyu Widayat, M.Psi., Psikolog menjelaskan bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja yang perlu diperhatikan dalam kegiatan kepanduan. Ia menekankan bahwa kondisi kesehatan mental berada dalam suatu kontinum yang dinamis, serta dapat dipengaruhi oleh berbagai tantangan, seperti tekanan akademik, perbandingan sosial di lingkungan digital, perundungan siber, dan stigma terhadap permasalahan psikologis.
Materi Mental Health for Scouts juga menjadi bagian dari kampanye Safe From Harm (SFH) yang dipromosikan oleh World Organization of the Scout Movement (WOSM). Kampanye ini mencakup pentingnya psychological safety, yaitu lingkungan yang memungkinkan anggota Pramuka merasa aman secara psikologis, memperoleh dukungan, serta dapat berinteraksi dan berkembang tanpa takut dihakimi.
Menerapkan Pendekatan Psikologi dalam Pembinaan Pramuka
Melalui perspektif psikologi, Iwan Wahyu Widayat, M.Psi., Psikolog menyoroti peran Ambalan dan sistem Sangga sebagai sumber dukungan sosial bagi remaja. Ia juga mengaitkan nilai-nilai Dasa Darma dengan pengembangan ketahanan psikologis, pengelolaan stres, dan perilaku positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk penerapan praktis, Iwan Wahyu Widayat, M.Psi., Psikolog memperkenalkan pendekatan Peer Psychological First Aid (PFA) melalui prinsip LIHAT, DENGAR, dan HUBUNGKAN. Pendekatan ini memberikan panduan bagi anggota Pramuka untuk mengenali kondisi teman yang membutuhkan dukungan, mendengarkan secara empatik tanpa menghakimi, serta menghubungkan mereka dengan pembina, guru BK, atau tenaga profesional apabila diperlukan.
Keterlibatan Iwan Wahyu Widayat, M.Psi., Psikolog dalam kegiatan ini menunjukkan kontribusi Fakultas Psikologi UNAIR dalam menerapkan keilmuan psikologi untuk mendukung kesejahteraan generasi muda di lingkungan masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan kesadaran dan dukungan terhadap kesehatan mental, serta SDGs 4, Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pembinaan yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan psikologis anggota Pramuka.






