Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (DISPSIAL) merupakan unsur pelaksana utama di bawah Kepala Staf TNI Angkatan Laut yang berperan dalam membina dan mengelola aspek psikologi personel TNI Angkatan Laut. Selain melayani personel TNI Angkatan Laut, DISPSIAL juga bergerak dalam melayani kebutuhan masyarakat sipil, terutama di bidang tes psikologi dan konsultasi melalui lembaganya yang bernama Pelayanan Psikologi (Yanpsi). DISPSIAL bergerak menjalankan perannya melalui lima sub-dinas (subdis) yang ada di dalamnya, dengan tugas dan perannya masing-masing.

Kelima subdis ini terdiri dari; subdis Seleksi Psikologi dan Penyedia Tenaga (Selpsidiaga) yang bertugas menyelenggarakan seleksi psikologi untuk calon prajurit, alih golongan, dan penempatan personel TNI AL; subdis Psikologi Pendidikan (Psidik) yang bertugas menyelenggarakan seleksi, pembinaan, evaluasi, kurikulum, dan klasifikasi psikologi peserta didik di lembaga pendidikan TNI AL; subdis Psikologi Matra Laut (Psimatla) bertugas menyelenggarakan kegiatan psikologi matra laut untuk meningkatkan efektivitas organisasi dan kesiapan psikis prajurit matra laut; subdis Kesejahteraan Psikologi (Jahpsi) berperan dalam menyelenggarakan kegiatan promosi kesejahteraan mental dan intervensi psikologis bagi personel serta keluarga TNI AL; dan subdis Pengkajian dan Pengembangan Psikologi yang bertugas untuk merencanakan, meneliti, dan mengembangkan teknik & instrumen psikologi TNI AL; serta terdapat Lembaga Pengembangan Kompetensi Psikologi yang bertugas dalam menyelenggarakan asesmen dan pengembangan kompetensi psikologi untuk mendukung penugasan prajurit.

Di era digital ini, platform media sosial dan website telah menjadi sarana utama bagi berbagai instansi untuk menyebarkan informasi, membangun branding, dan menjalin hubungan dengan masyarakat. Bagi DISPSIAL, peran media sosial ini penting agar segala layanan, peran, dan kebermanfaatan mereka dapat tersampaikan dengan optimal. Namun sayangnya, website dan akun Instagram DISPSIAL masih belum digunakan secara optimal sebagai strategi dalam menyebarkan layanan yang mereka tawarkan, khususnya layanan Yanpsi. Hal ini dibuktikan dengan minimnya pengunjung website DISPSIAL, minimnya engagement pada akun Instagram resmi DISPSIAL, tidak konsistennya template konten yang diunggah, serta tidak adanya unsur penyebaran informasi terkait Yanpsi melalui website maupun akun Instagram resmi DISPSIAL.

Melalui program Airlangga Psych Internship (API) yang berlangsung pada bulan September hingga Desember 2025, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga berkesempatan untuk melakukan magang kerja di berbagai instansi mitra Fakultas Psikologi UNAIR, salah satu mitra tersebut adalah DISPSIAL. Magangers DISPSIAL terdiri dari lima mahasiswa yakni Yunita Dwi Lestari, Kunti Widiandari, Saila Salsabila, Ryan Bagus Adi Narata, dan Raafy Akbar Putra Pratama. Para magangers berkesempatan untuk secara bergantian melakukan rolling ke setiap subdis, sehingga magangers mendapat kesempatan untuk merasakan berbagai lingkungan kerja serta tugas yang berbeda-beda, yang tentunya pengalaman magangers.

Semenjak hari pertama magang di bulan September, telah ditemukan bahwa personel DISPSIAL mengeluhkan tentang bagaimana website DISPSIAL beroperasi secara tidak optimal. Keluhan inilah yang memantik magangers untuk melakukan needs analysis hingga memunculkan ide untuk melakukan program “Optimalisasi Website dan Instagram untuk Meningkatkan Engagement dan Citra Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut” dengan harapan agar tersusun desain layanan psikologi berbasis media digital yang terintegrasi antara website dan instagram resmi DISPSIAL. Program ini difokuskan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi psikologis Dispsial melalui penyajian informasi yang lebih interaktif, kredibel, dan user-friendly.

Kegiatan magang banyak dilakukan di markas utama DISPSIAL, yakni di Jalan Raya Bandara Juanda KM 1, Sidoarjo. Namun, Yanpsi bertempatan di Laboratorium Pengembangan Kompetensi Psikologi (LABANGKOMPSI) di Jalan Darmokali No. 15, Kota Surabaya, sehingga magangers harus secara bergantian sesuai jadwal rolling dan sesuai kebutuhan pergi ke LABANGKOMPSI untuk melakukan aktivitas magang sekaligus berdiskusi dengan personel pengelola Yanpsi. Program ini berjalan dari bulan September – Desember 2025 dan melalui proses brainstorming, diskusi, birokrasi panjang, hingga pemaparan gagasan bersama pimpinan dan personel DISPSIAL.

Bermula dari keluhan personel DISPSIAL dan dikembangkan menjadi sebuah output project magang, berjalannya project ini dilakukan secara bertahap. Dimulai dari sebuah sesi brainstorming dan needs analysis untuk mengetahui kebutuhan media digital DISPSIAL, gagasan kemudian dipaparkan kepada supervisor Kolonel Laut (P) Supriyanto, M.Psi., M.Tr.Opsla., Psikolog, dan Kapten Laut (KH) Johan Wisnu Saputra, M.Psi., Psikolog. Melalui berbagai saran dan feedback, project ini akhirnya diberikan “lampu hijau” untuk dilaksanakan. Project ini dilakukan dengan menyusun konsep tampilan dan konten media digital yang sesuai dengan teori social influence dan identity-making framework guna memperkuat citra Dispsial sebagai institusi psikologi yang profesional, empatik, dan terpercaya, pembuatan dan pengembangan konten psikoedukatif berupa Psychological First Aid (PFA) yang memberikan informasi ringan dan mudah dipahami masyarakat mengenai dukungan psikologis dasar, perancangan fitur interaktif berbasis asesmen ringan (mini quiz) mengenai topik kesehatan mental seperti Stres, Kepribadian, dan TKA (Tes Kemampuan Akademik) untuk meningkatkan engagement audiens, dan penyusunan panduan terkait template social media untuk DISPSIAL agar konten yang diunggah memiliki narasi visual dan nilai psikologis yang konsisten dengan visi dan misi DISPSIAL. Dalam setiap prosesnya, magangers tak lupa untuk melakukan konsultasi kepada supervisor, personel DISPSIAL, dan dosen pembimbing magang agar setiap program yang dirancang terjamin mutunya, tidak melanggar kode etika, dan sejalan dengan visi lembaga DISPSIAL.

Melalui project magang ini, diharapkan terbangun suatu ekosistem persebaran informasi layanan psikologi yang berkelanjutan dan terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan DISPSIAL kepada publik melalui perluasan jangkauan layanan dan psikoedukasi, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap DISPSIAL. Upaya ini merupakan wujud nyata penguatan kemitraan antara DISPSIAL dengan masyarakat maupun instansi-instansi lain, yang diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas untuk terjalin suatu kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals/SDGs ke-17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.