Lompat ke konten utama

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Kotak Surat Untuk Dekanat, Rumah Cerita Memasuki Tahun Keempat!

Kembali dengan Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Adkesma) BEM KM Fakultas Psikologi Universitas Airlangga dan Komisi II BLM KM Fakultas Psikologi Universitas Airlangga pada Program Kerja Rumah Cerita. Berperan dalam membantu mahasiswa menavigasikan dirinya dalam dinamika perkuliahan, program ini berfungsi untuk menampung aspirasi terkait layanan akademik, fasilitas, hingga sarana prasarana.

Aspirasi “Cerita” yang ditampung kemudian disortir dan dikategorikan sebelum dibawa ke meja diskusi. Tidak berhenti di kotak saran, setiap keluhan dan masukan diperlakukan sebagai bahan advokasi yang serius, karena tentunya suara mahasiswa layak untuk didengar, bukan sekadar dicatat.

Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, Rumah Cerita kembali hadir dengan semangat yang sama, menjembatani mahasiswa dan Dekanat dalam ruang dialog yang terbuka. Rangkaian kegiatan diawali dengan fase Pengumpulan Aspirasi secara daring melalui Google Forms, memberi seluruh mahasiswa Psikologi UNAIR kesempatan untuk menyuarakan kritik, saran, maupun apresiasi terhadap lingkungan perkuliahan mereka.

Puncak dari rangkaian ini adalah Forum Advokasi yang digelar pada Kamis, 7 Mei 2026 di Ruang Sidang 1B Fakultas Psikologi UNAIR. Di sinilah aspirasi yang telah terkumpul akhirnya bertemu dengan pihak yang berwenang. Forum ini menghadirkan jajaran Dekanat, kepengurusan program studi bersama perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), dan Keluarga Mahasiswa Fakultas Psikologi UNAIR. Forum tersebut menjadi ruang pertemuan antara aspirasi mahasiswa dan pihak yang berwenang agar setiap cerita yang disampaikan tidak berakhir sebagai angin lalu.

Sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Kelembagaan yang Tangguh), Rumah Cerita terus menegaskan dirinya sebagai ruang advokasi yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Empat tahun berjalan, program ini menjadi bukti bahwa perubahan di lingkungan kampus bisa dimulai dari hal sederhana: berani bercerita. Karena setiap aspirasi adalah langkah kecil menuju fakultas yang lebih baik, Rumah Cerita hadir untuk memastikan langkah itu tidak berjalan sendirian.