Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), Thalitha Shahiza, bersama Tim Ksatria Airlangga berhasil meraih Bronze Medal kategori International and Open Public dalam ajang Digital Innovation and Technology Exhibition (DIGITEX) 2026 yang diselenggarakan di Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Malaysia, pada 15 Juni 2026. Tim lintas fakultas tersebut terdiri atas Arifatun Nazilah dari Fakultas Vokasi sebagai ketua, Thalitha Shahiza dari Fakultas Psikologi, serta Shikha Avia dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dengan supervisi Dr. Amaliyah, S.AB., M.M. dari Fakultas Vokasi UNAIR.
Dalam kompetisi tersebut, Tim Ksatria Airlangga mengembangkan Smart AI Indexing, sebuah sistem pengindeksan dokumen arsip berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu proses pengelolaan arsip menjadi lebih efisien, akurat, sekaligus inklusif. Tidak hanya membantu proses pengindeksan dokumen secara otomatis, sistem tersebut dilengkapi fitur audio guidance serta tombol fisik dengan huruf Braille untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
Kolaborasi tiga mahasiswa dari bidang sosial dan humaniora menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan inovasi tersebut. Selama kurang lebih dua bulan, tim mempelajari dan mengembangkan gagasan yang menghubungkan kebutuhan pengguna, persoalan layanan publik, serta pemanfaatan teknologi. Capaian ini menjadi semakin bermakna karena DIGITEX 2026 mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari institusi pemerintah, perusahaan rintisan teknologi, akademisi, hingga profesional lintas negara.
Keterlibatan mahasiswa Fakultas Psikologi dalam tim lintas disiplin ini juga menunjukkan bahwa kontribusi psikologi dapat berkembang melampaui batas-batas bidang keilmuan. Pemahaman terhadap manusia dan keberagaman kebutuhan pengguna menjadi perspektif penting dalam pengembangan teknologi yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga mempertimbangkan aksesibilitas dan kebermanfaatannya bagi masyarakat.
Prestasi tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengembangan inovasi berbasis teknologi, SDG 10: Reduced Inequalities melalui perhatian terhadap aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kolaborasi lintas disiplin dalam menghasilkan solusi yang inklusif dan berdampak.





