Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Inovasi RHYTHME Antarkan Mahasiswa Psikologi UNAIR Raih Juara Dua di UGM Public Health Hackathon 2026

Tiga mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang nasional. Tim yang terdiri dari Azizah Choirunisa Azzahra (113241093), Najma Dinda Qur’any Ashsyahidah (113241035), dan Nadzifa Aulia Mafaza (113241031), berhasil meraih predikat Juara Dua dalam kompetisi UGM Public Health Hackathon 2026 yang diselenggarakan oleh Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada. Kompetisi ini berlangsung pada 27 Maret hingga 2 Mei 2026 dan mengangkat berbagai isu kesehatan masyarakat yang аktual.

Tim mahasiswa Psikologi UNAIR berkompetisi dalam subtema “Preventing student suicide and youth psychological distress,” yang berfokus pada upaya pencegahan tekanan psikologis dan risiko bunuh diri pada mahasiswa serta remaja, dengan mengusung inovasi berjudul “RHYTHME: Smart Rhythm Based System and Just-In-Time Intervention For Preventing Psychological Distress.” Inovasi ini menawarkan pendekatan berbasis sistem cerdas yang dirancang untuk membantu mendeteksi dan merespons kondisi tekanan psikologis secara lebih cepat dan tepat waktu.

Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu psikologi dengan pendekatan inovatif untuk menjawab permasalahan kesehatan mental yang semakin kompleks. Selain itu, prestasi ini juga mencerminkan komitmen Fakultas Psikologi UNAIR dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan solusi berbasis keilmuan.

Partisipasi dan raihan prestasi dalam kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lintas disiplin dalam merespons isu kesehatan mental di kalangan generasi muda. Hal ini menjadi penting mengingat meningkatnya perhatian global terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa, yang mana juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-3 yaitu Good Health and Well-being. Inovasi yang dikembangkan diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya preventif terhadap gangguan kesehatan mental serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa dan remaja.