Menghadapi permasalahan penelitian yang kompleks, penggunaan lebih dari satu pendekatan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap fenomena yang dikaji. Hal tersebut menjadi fokus dalam Workshop Desain Penelitian Mix-Methods yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Doktor Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan metodologis untuk memperluas pemahaman peserta mengenai strategi mengintegrasikan berbagai pendekatan penelitian secara sistematis sesuai dengan tujuan dan karakteristik riset.
Rangkaian workshop berlangsung pada 21 dan 25 September 2026 di Ruang Sidang 1A Fakultas Psikologi UNAIR. Sesi pertama menghadirkan Dr. Tri Kurniati Ambarini, M.Psi., Psikolog dengan materi Desain Jaringan Sosial/Symptom pada 21 September 2026, sedangkan sesi kedua menghadirkan Berlian Gressy Septarini, M.Psych (Org.), Ph.D., Psikolog dengan materi Desain Metode Campuran pada 25 September 2026. Melalui kedua materi tersebut, peserta memperoleh perspektif mengenai hubungan antarkomponen dalam suatu jaringan serta integrasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam satu rancangan penelitian. Pembahasan ini membantu peserta mempertimbangkan bagaimana data dan metode dapat saling melengkapi untuk menjawab pertanyaan penelitian dengan karakteristik dan kompleksitas tertentu.
Rangkaian workshop ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa Doktor Psikologi UNAIR dalam menentukan strategi mix-methods yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Penguatan kompetensi metodologis tersebut mendukung penyusunan penelitian psikologi yang sistematis, komprehensif, dan mampu melihat suatu fenomena dari berbagai perspektif. Kegiatan ini turut mendukung SDG 4: Quality Education melalui penguatan kualitas pendidikan tinggi dan kapasitas penelitian.






