Faxtor Indonesia secara rutin mengadakan berbagai Employee Engagement Program (EEP) setiap bulannya sebagai upaya perusahaan untuk meningkatkan keterlibatan dan well-being karyawan. Namun, dalam pelaksanaannya, tingkat partisipasi karyawan tampak belum optimal sehingga program yang dijalankan ini belum memberikan dampak yang sesuai dengan yang diharapkan. Pelaksanaan Employee Engagement Program selama ini diketahui belum didasarkan pada pengukuran terkait kondisi keterlibatan karyawan maupun kebutuhan karyawan yang sesungguhnya. Kondisi ini menjadikan Employee Engagement Program cenderung hanya berjalan sebagai rutinitas tanpa memastikan kontribusi program terhadap peningkatan keterlibatan karyawan maupun kondisi organisasi. Oleh karena itu, diperlukan adanya pendekatan baru yang strategis untuk memastikan program menjadi relevan, tepat sasaran, dan bermakna bagi organisasi.
Sebagai respons dari kondisi tersebut, dirancang sebuah mekanisme baru dengan melakukan employee engagement survey yang hasilnya akan dijadikan dasar dalam perancangan Employee Engagement Program. Survei dilaksanakan secara daring melalui Microsoft Form dan melibatkan seluruh karyawan Faxtor Indonesia sebagai responden. Rancangan ini diinisiasi dan dijalankan oleh Alfiya Rahma Dhia selaku mahasiswa magang di Departemen People and Culture dengan menggunakan instrumen Gallup’s Q12 Employee Engagement Survey untuk memperoleh gambaran kondisi keterlibatan karyawan. Survei dilaksanakan pada akhir periode kuartal III (Q3) sebagai data awal dan diulang pada akhir kuartal IV (Q4) untuk dapat mengevaluasi efektivitas mekanisme perancangan program yang diterapkan.
Pelaksanaan proyek diawali dengan distribusi employee engagement survey dan formulir evaluasi kepuasan Employee Engagement Program pada Q3 untuk memperoleh data awal. Hasil survei dan evaluasi kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi area kekuatan dan area perbaikan terkait keterlibatan karyawan di Faxtor Indonesia. Berdasarkan hasil analisis, Employee Engagement Program pada Q4 perlu dirancang dengan lebih terfokus pada aspek yang membutuhkan peningkatan, yaitu terkait pengakuan dan apresiasi. Beberapa program atau kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan aspek tersebut adalah Employee Birthday Recognition, Appreciation Post, serta mengajak karyawan untuk berpartisipasi dalam konten apresiasi bertema “Who’s Your Hero in Faxtor?” yang bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. Proyek ini kemudian diakhiri dengan distribusi ulang survei serta evaluasi kepuasan pada Q4 sebagai bentuk evaluasi proyek.
Proyek ini menghasilkan dampak positif pada peningkatan tingkat employee engagement dan kualitas Employee Engagement Program di Faxtor Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan skor rata-rata pada beberapa aspek, termasuk pada aspek yang dijadikan sasaran peningkatan, yaitu pengakuan dan apresiasi. Pendekatan berbasis data ini membantu perusahaan dalam merancang program yang lebih relevan dengan kebutuhan karyawan maupun organisasi, sehingga meningkatkan rasa keterhubungan, motivasi, dan pengalaman positif karyawan di tempat kerja. Proyek ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin SDG 3 mengenai Good Health and Well-Being melalui peningkatan kesejahteraan psikologis dan pengalaman positif karyawan, serta poin SDG 17 mengenai Partnerships for the Goals melalui kolaborasi antara mahasiswa dan organisasi dalam pengembangan praktik sumber daya manusia yang berkelanjutan.







