Fakultas Psikologi Universitas Airlangga kembali mencatat prestasi akademik melalui kelulusan doktor ke-117 Program Studi Doktor Psikologi. Dr. Yulia Hairina, M.Psi., Psikolog, yang berasal dari instansi UIN Antasari Banjarmasin, berhasil menyelesaikan studi doktoralnya tanpa melalui ujian terbuka.
Dalam disertasinya yang berjudul “Pengalaman Rasa Bersalah Keibuan pada Perawat Perempuan di Unit Perawatan Intensif: Studi Interpretative Phenomenological Analysis”, Dr. Yulia mengkaji pengalaman maternal guilt atau rasa bersalah keibuan yang dialami perawat perempuan di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Penelitian tersebut menghasilkan tiga publikasi ilmiah yang terindeks scopus Q2 dan Q4, yaitu:
- Maternal Guilt in the Lives of Female ICU Nurses in South Kalimantan, Indonesia: A Qualitative Study pada Belitung Nursing Journal (Q2)
- Maternal Guilt and Women’s Mental Health: A Narrative Literature Review pada North American Journal of Psychology (Q4), serta
- Negotiating Work–Family Balance among Intensive Care Unit Nurses from the Managerial Perspective of Head Nurses: A Qualitative Descriptive Study pada The Malaysian Journal of Nursing (Q4)
Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman mengenai pengalaman perawat perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai tenaga kesehatan dan ibu. Selain itu, penelitian ini juga menawarkan empat pengayaan konseptual konstektual dan berimplikasi pada lima level, yaitu manajemen rumah sakit, kepala ruang ICU, pendidikan keperawatan, keluarga, dan kebijakan kesehatan. Empat pengayaan ini diajukan sebagai usulan tentatif yang membuka dialog teoretis lebih lanjut.
Capaian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu psikologi, keperawatan, serta mendukung upaya peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan di Indonesia dan juga berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDG) Universitas Airlangga, khususnya pada SDG 4 Quality Education dan SDG 3 Good Health and Well-Being.





