TPA Airlangga kembali menunjukkan taji dalam ajang kompetisi pengelolaan dan pengasuhan anak usia dini. TPA Airlangga berhasil meraih predikat Juara 3 pada Kegiatan Praktik Baik TAMASYA: Cerita Inspiratif TAMASYA Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur pada 4 Mei 2026 sebagai wujud apresiasi atas kontribusi nyata dalam menghadirkan inovasi pengasuhan anak.
Keberhasilan meraih Juara 3 ini didasarkan pada gagasan utama yang diusung TPA Airlangga, yakni “Pengasuhan Berkualitas di Lingkungan Universitas”. Gagasan tersebut menekankan pentingnya pembentukan ekosistem pengasuhan yang aman, hangat, dan inklusif. Inisiatif ini selaras dengan komitmen global pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) dalam mendukung fase tumbuh kembang emas anak usia dini.
Dalam wawancara singkat, Kepala Sekolah TPA Airlangga menyampaikan bahwa raihan Juara 3 ini tidak lepas dari konsistensi TPA Airlangga dalam menjalankan berbagai program unggulan. Di antaranya adalah pendampingan rutin orang tua melalui BINTANG (Bincang-Bincang Tumbuh Kembang Anak) tiap tiga bulan, kegiatan Hari Kumpul Keluarga (HKK), serta pembuatan wadah komunikasi intensif yang melibatkan guru, pengasuh, hingga kakek dan nenek.
Selain itu, kerja sama lintas sektor juga menjadi nilai tambah utama bagi TPA Airlangga di mata tim penilai. Melalui penerapan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals), TPA Airlangga menjalin kolaborasi dengan Puskesmas Mojo, K3 TPA, Fakultas Psikologi UNAIR, serta lembaga literasi dan parenting seperti BacaPibo dan Rangkul Keluarga Kita. TPA Airlangga juga menyediakan layanan inklusif dengan merujuk anak dengan indikasi Autism Spectrum Disorder (ASD) ke UPTD Sidoarjo, di samping penguatan kompetensi staf melalui pelatihan KERABAT, SIBIMA, dan BKB Emas.
Proses persiapan hingga meraih Juara 3 diakui penuh dengan dinamika, terutama dalam mengumpulkan dokumentasi arsip kegiatan dalam waktu yang relatif singkat. Namun, berkat soliditas tim pengajar dan staf, tantangan tersebut dapat terlewati dengan baik.
Pencapaian Juara 3 di tingkat provinsi ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi TPA Airlangga untuk terus mempertahankan standar kualitas pengasuhan serta memperluas kebermanfaatan program di lingkungan universitas.







