Lompat ke konten utama

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

R.E.S.T Cycle: Training Manajemen Stress Berbasis Experiential Learning Untuk Membantu Siswa OJT Perhotelan

On-The-Job Training (OJT) merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan bagi individu untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di lingkungan profesional. Dalam industri perhotelan, program ini umumnya diikuti oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan jurusan relevan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik. Bagi sebagian besar siswa, OJT menjadi pengalaman pertama dalam menghadapi ritme dan budaya kerja profesional, sehingga proses transisi dari lingkungan sekolah menuntut kemampuan adaptasi yang tidak selalu mudah. Hasil observasi dan wawancara terhadap siswa OJT di beberapa hotel menunjukkan bahwa proses penerimaan dan penyesuaian lingkungan kerja kerap menimbulkan tekanan psikologis yang berpotensi menjadi stressor serta menghambat proses pembelajaran dan kinerja selama program OJT.

Asesmen kebutuhan OJT dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu asesmen awal dan asesmen lanjutan. Kedua tahap dilakukan menggunakan Google Form yang diisi oleh peserta OJT dari masing-masing hotel. Asesmen awal berlangsung pada 31 Oktober–6 November 2025 dengan tujuan mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan OJT selama menjalani magang di hotel. Dari 33 responden, permasalahan utama yang muncul adalah stres kerja. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan asesmen lanjutan untuk mengukur tingkat stres kerja OJT menggunakan Job Stress Scale. Asesmen lanjutan dilaksanakan selama empat hari, yaitu pada 11–14 November 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa 21 dari 47 OJT berada pada tingkat stres kerja yang tinggi.

Temuan tersebut mendorong perencanaan intervensi berupa pelatihan manajemen stres berbasis experiential learning bernama R.E.S.T Cycle. R.E.S.T merupakan akronim dari tahapan pelatihan yang terdiri atas Reflect, Explore, Strengthen, dan Transform yang dirancang untuk membantu peserta mengelola stres secara adaptif selama menjalani program OJT. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengisian pre-test untuk melihat tingkat pemahaman peserta On The Job Training (OJT) mengenai manajemen stres. Setelah itu, peserta diajak untuk merefleksikan pengalaman kerja yang menjadi sumber stres melalui worksheet dengan dipandu oleh fasilitator. Pada tahap berikutnya, fasilitator menyampaikan materi mengenai stres dan manajemen stres yang sudah disiapkan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan studi kasus atau roleplay untuk melatih peserta dalam menerapkan strategi coping yang sudah dipelajari secara nyata. Pelatihan diakhiri dengan pengisian post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta OJT memahami stres yang mereka alami serta meningkatkan keterampilan siswa OJT dalam memanajemen stres untuk diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Program REST Cycle diharapkan dapat memberi dampak positif bagi para peserta OJT di industri perhotelan. Intervensi ini berkontribusi pada peningkatan kemampuan mengelola stres kerja, kesejahteraan psikologis, dan regulasi emosi peserta. Selain itu, kegiatan ini dapat membantu persiapan mental mereka sebelum menghadapi tuntutan dunia pekerjaan. Dampak ini sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) urutan ke-3, yaitu Good Health and Well-Being. Tujuan REST Cycle yang berhubungan erat dengan kesehatan mental dan kesejahteraan individu di lingkungan kerja tentunya sejalan dengan maksud dari SDGs 3 tersebut. Melewati upaya intervensi ini, maka akan mendorong peran Fakultas Psikologi Universitas Airlangga dalam mewujudkan generasi muda yang lebih sehat, resilien, dan produktif dalam lingkungan kerja.