Lompat ke konten utama

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Dua Dosen Psikologi UNAIR Terima Penghargaan Khusus dalam Kongres XV HIMPSI

Dua dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. Seger Handoyo, M.Si., Psikolog dan Dr. Rahkman Ardi, M.Psych., menerima penghargaan khusus dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dalam rangkaian Kongres XV HIMPSI pada 16 Oktober 2026. Kedua penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pengembangan organisasi profesi dan keilmuan psikologi di Indonesia.

Prof. Dr. Seger Handoyo, M.Si., Psikolog menerima Penghormatan Khusus Dharma Bangsa (Outstanding Contribution to Professional Organization and Nation) atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusinya dalam penguatan organisasi profesi psikologi serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Sementara itu, Dr. Rahkman Ardi, M.Psych. memperoleh Penghormatan Khusus Widya Pratama (Young Scientist Award) atas dedikasi, karya ilmiah, dan kontribusinya sebagai ilmuwan muda dalam pengembangan ilmu psikologi.

Apresiasi atas Kepemimpinan dan Kontribusi Bersama

Bagi Prof. Dr. Seger Handoyo, M.Si., Psikolog, penghargaan yang diterimanya tidak terlepas dari dukungan dan kerja bersama berbagai pihak selama dua periode kepemimpinannya sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat HIMPSI. Ia menegaskan bahwa perkembangan organisasi merupakan hasil kontribusi banyak pihak, termasuk para pengurus wilayah, asosiasi atau ikatan, serta para pemimpin HIMPSI sebelumnya. “Saya berbagi penghargaan ini untuk semua pengurus wilayah dan asosiasi/ikatan di HIMPSI pada dua periode saya menjadi ketua umum PP HIMPSI, dan tentu saja saya juga berbagi apresiasi ini untuk para ketua umum sebelum saya yang telah memberikan pondasi yang baik untuk perkembangan HIMPSI,” ungkapnya.

Prof. Dr. Seger Handoyo, M.Si., Psikolog juga menyampaikan apresiasinya kepada Fakultas Psikologi UNAIR atas dukungan yang diberikan selama menjalankan perannya dalam organisasi profesi. Ia berharap HIMPSI terus berkembang dengan tetap menjaga nilai-nilai yang telah dibangun oleh para pendahulunya. “Penghargaan ini juga tentu saya persembahkan untuk Fakultas Psikologi UNAIR yang telah memberikan dukungan buat saya dapat memberikan waktu, pikiran dan tenaga untuk mengembangkan Psikologi Indonesia melalui HIMPSI. Semoga ke depan HIMPSI dapat terus maju menjaga warisan dan menjadi induk organisasi profesi yang transparan, akuntabel, dan profesional,” tambahnya.

Ketulusan dalam Berkarya sebagai Ilmuwan Muda

Sementara itu, Dr. Rahkman Ardi, M.Psych. memaknai penghargaan yang diterimanya sebagai kejutan sekaligus pengingat bahwa kontribusi ilmuwan tidak selalu terlihat atau mendapatkan pengakuan. Ia menyoroti banyaknya ilmuwan muda yang terus berkarya dengan tulus dan memberikan dampak besar meskipun jauh dari perhatian publik. “Penghargaan ini mengejutkan tapi juga mengingatkan saya bahwa ada banyak ilmuwan muda yang berkarya dengan tulus dan memberi dampak besar, tetapi mungkin luput dari perhatian dan tepuk tangan di tengah dunia yang semakin riuh,” tuturnya.

Bagi Dr. Rahkman Ardi, M.Psych., penghargaan tersebut bukanlah ukuran tunggal atas kontribusi seorang ilmuwan. Sebaliknya, apresiasi yang diterimanya menjadi pengingat untuk terus mengembangkan diri dan mempertahankan ketulusan dalam berkarya. “Semoga penghargaan ini tidak mengecilkan mereka yang terus bekerja dalam senyap, melainkan menjadi pengingat bagi saya untuk terus memantaskan diri dan melakukan yang terbaik dengan ketulusan yang saya mampu,” lanjutnya.

Kontribusi bagi Pengembangan Psikologi Indonesia

Penghargaan yang diterima kedua dosen ini menunjukkan beragam bentuk kontribusi akademisi Fakultas Psikologi UNAIR dalam pengembangan psikologi di Indonesia. Kiprah Prof. Dr. Seger Handoyo, M.Si., Psikolog dalam organisasi profesi dan kontribusi ilmiah Dr. Rahkman Ardi, M.Psych. mencerminkan peran akademisi yang tidak hanya terbatas pada kegiatan pendidikan dan penelitian, tetapi juga mencakup penguatan komunitas keilmuan dan profesi.

Capaian tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4 – Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung pengembangan keilmuan dan kapasitas akademisi di perguruan tinggi. Selain itu, kontribusi dalam penguatan tata kelola organisasi profesi yang transparan, akuntabel, dan profesional juga relevan dengan SDGs 16 – Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Melalui kedua bidang kontribusi tersebut, akademisi turut mengambil peran dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan kelembagaan profesi di Indonesia.