Lompat ke konten utama

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Dr. Desni Yuniarni, S.Psi., M.Psi., Psikolog Resmi Dikukuhkan sebagai Doktor ke-122 Psikologi UNAIR

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menambah pakar baru di bidang psikologi perkembangan dan pengasuhan. Pada hari Senin, 20 Juli 2026, Dr. Desni Yuniarni, S.Psi., M.Psi., Psikolog resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka. Keberhasilan ini menjadikan beliau sebagai Doktor Psikologi ke-122 yang lulus dari UNAIR. Sidang terbuka tersebut dipimpin oleh Dr. Primatia Yogi Wulandari, S.Psi., M.Si., Psikolog, dengan bimbingan dari promotor Prof. Endang Retno Surjaningrum, M.AppPsych., Ph.D., Psikolog dan ko-promotor Dr. Triana Kesuma Dewi, M.Sc..

Dalam penelitian disertasinya yang berjudul “Model Restrictive Parental Mediation pada Penggunaan Smartphone Anak Usia 3-6 Tahun”, Dr. Desni Yuniarni, S.Psi., M.Psi., Psikolog mengeksplorasi mekanisme psikososial yang mendasari keputusan orang tua dalam membatasi penggunaan gawai pada anak usia dini. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis yang signifikan dengan mengintegrasikan kerangka Social Cognitive Theory (SCT) untuk memahami perilaku pengasuhan digital. Hasil studi menunjukkan bahwa tindakan orang tua dalam membatasi smartphone dipengaruhi secara simultan oleh faktor kognitif seperti sikap negatif terhadap media dan efikasi diri, gaya pengasuhan, serta dinamika lingkungan keluarga.

Salah satu keunggulan riset ini adalah keberhasilannya dalam mengembangkan dan memvalidasi berbagai alat ukur yang relevan dengan konteks budaya di Indonesia. Alat ukur tersebut mencakup skala restrictive parental mediation, efikasi diri orang tua dalam membatasi layar, hingga dimensi kontrol perilaku dalam dinamika keluarga. Kehadiran instrumen yang tervalidasi ini memberikan dasar pengukuran yang lebih reliabel bagi penelitian pengasuhan digital di masa depan, khususnya bagi kelompok anak usia dini yang selama ini masih jarang dikaji dibandingkan kelompok remaja.

Secara praktis, temuan Dr. Desni Yuniarni, S.Psi., M.Psi., Psikolog memberikan implikasi penting bagi orang tua untuk meningkatkan kesadaran akan dampak smartphone serta memperkuat keyakinan diri dalam mengelola penggunaan gawai anak secara konsisten. Selain itu, model ini dapat menjadi fondasi bagi lembaga pendidikan dan pembuat kebijakan dalam merancang program digital parenting education yang bertujuan meningkatkan literasi digital keluarga dan menciptakan lingkungan rumah yang mendukung regulasi penggunaan teknologi yang seimbang. Dedikasi risetnya juga telah diakui secara internasional melalui publikasi di jurnal bereputasi, termasuk North American Journal of Psychology dan International Journal of Evaluation and Research in Education.

Melalui riset ini, Dr. Desni Yuniarni, S.Psi., M.Psi., Psikolog memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian beberapa target pembangunan berkelanjutan. Pertama, pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), penelitian ini mendukung pengembangan literasi digital keluarga dan program edukasi pengasuhan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Kedua, pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), fokus riset ini membantu memastikan kesehatan mental dan perkembangan fisik anak usia dini melalui pengelolaan waktu layar yang sehat. Terakhir, penelitian ini mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan menyediakan perangkat metodologis dan kerangka analitis yang dapat digunakan oleh berbagai pemangku kepentingan untuk memajukan kualitas pengasuhan anak di era digital.