Lompat ke konten utama

Faculty of Psychology Universitas Airlangga

Standarisasi Supervisi Psikologi Nasional: Pelatihan Ber-SKP HIMPSI Sukses Digelar di UNAIR

Dalam upaya menyelaraskan kualitas pendidikan profesi psikologi di seluruh Indonesia, Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia (AP2TPI) bersama FORKOM AP2TPI Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan pelatihan supervisor layanan psikologi. Kegiatan berskala nasional ini dipusatkan di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Kampus B, Surabaya, pada tanggal 4 hingga 6 Juni 2026.

Selama tiga hari dengan total durasi 22 jam pelatihan, para peserta dibekali dengan prinsip etika, keterampilan teknis, dan tanggung jawab profesional untuk mendampingi calon psikolog di lapangan. Pelatihan ini secara khusus membagi dua jalur untuk mengakomodasi kebutuhan transisi pendidikan profesi yang sedang berjalan:

  1. Program Studi Lama: Ditujukan untuk pemantapan fungsi supervisi pada institusi yang sudah berjalan, dengan bimbingan narasumber pakar seperti Esti Wungu, S.Psi., M.Ed., Psikolog, Dr. Naomi Soetikno, S.Psi., M.Pd., Psikolog, Dr. Endah Mastuti, S.Psi., M.Si., Psikolog, Dr. Ktut Dianovinina, M.Psi., Psikolog, dan Dr. Lisnawati Ruhaena, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
  2. Program Studi Baru: Fokus pada penyiapan strategi supervisi yang objektif dan akuntabel bagi institusi baru, yang diampu oleh Dr. Tri Hayuning Tyas, M.A., Dr. Eva Septiana, M.Si., Psikolog, Devi Damayanti, S.Psi., M.Psi. Psikolog, dan Dewi Soerna Anggraeni, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

Sebagai bagian dari aktivitas keprofesian, seluruh data kepesertaan dalam pelatihan ini terintegrasi langsung dengan portal SIAP HIMPSI. Hal ini memungkinkan para psikolog dan dosen yang menjadi peserta untuk mendapatkan poin SKP (Satuan Kredit Profesi) sebagai bentuk validasi kompetensi berkelanjutan yang diakui oleh organisasi profesi. Adapun standar yang diterapkan sepenuhnya merujuk pada ketentuan organisasi profesi guna menjamin akuntabilitas layanan kepada masyarakat.

Langkah sistematis dalam mencetak supervisor yang kompeten ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap agenda pembangunan global. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan kualitas layanan kesehatan mental, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan menjamin standar pendidikan profesi yang unggul bagi generasi psikolog mendatang.