Lompat ke konten utama

Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Bertumbuh Bersama Masyarakat: PSIBI 2026 Hadirkan Pengabdian yang Mendukung SDGs 3, 4, 8, 12, dan 17

Program Psikologi Bina Desa (PSIBI) merupakan salah satu program unggulan Departemen Pengabdian Masyarakat BEM KM Fakultas Psikologi Universitas Airlangga yang telah diselenggarakan secara berkelanjutan selama lima tahun berturut-turut sejak 2022. Pada tahun 2026, PSIBI kembali hadir di Dusun Ngepung, Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto selama sebelas hari, mulai 15 hingga 25 Juli 2026. Mengusung semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, PSIBI 2026 menghadirkan berbagai program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan warga melalui pendekatan psikologi yang aplikatif. Berbagai kegiatan yang menyasar anak-anak, orang tua, lansia, hingga anak berkebutuhan khusus tersebut menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals).

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan PSIBI 2026. Melalui edukasi “Petualangan Anak Hebat: Rahasia 4 Kata Ajaib”, sebanyak 29 siswa kelas V SDN Curahmojo diajak memahami pentingnya membiasakan penggunaan empat kata ajaib, yaitu tolong, maaf, terima kasih, dan permisi dalam kehidupan sehari-hari. Materi dikemas dalam bentuk petualangan interaktif sehingga peserta aktif mengikuti permainan, menjawab kuis, dan berdiskusi bersama pemateri. Program ini mendukung SDG 4 (Quality Education) dengan menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini.

Komitmen terhadap pendidikan inklusif juga diwujudkan melalui Workshop Kreatif Daur Ulang bersama 11 siswa SLB Putra Mandiri. Anak-anak diajak melukis galon bekas yang kemudian dimanfaatkan sebagai tong sampah di lingkungan sekolah maupun sekitar desa. Dengan pendampingan panitia dan guru, setiap peserta memperoleh kesempatan untuk berekspresi sesuai kemampuan masing-masing. Aktivitas tersebut tidak hanya melatih kemampuan sensorik dan motorik, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri serta memperkenalkan pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas. Workshop ini mendukung SDG 4 (Quality Education) sekaligus SDG 12 (Responsible Consumption and Production).

Perhatian terhadap pendidikan juga diberikan kepada orang tua dan guru melalui Psikoedukasi “Bertumbuh Bersama Anak Hebat” yang diikuti oleh 17 wali murid dan empat guru SLB Putra Mandiri. Bersama Nadia Farahmita, M.Psi., Psikolog, peserta memperoleh pemahaman mengenai karakteristik anak berkebutuhan khusus, strategi komunikasi, serta pentingnya dukungan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi konseling yang didampingi mahasiswa Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang aktif serta tingginya minat mengikuti layanan konseling sebagai ruang berbagi pengalaman dan memperoleh solusi atas berbagai tantangan pengasuhan. Program ini mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 4 (Quality Education).

Selain berfokus pada pendidikan, PSIBI 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan kesehatan fisik maupun psikologis masyarakat. Bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Mojokerto dan Puskesmas Pungging, mahasiswa menyelenggarakan penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan gigi bagi 52 siswa kelas IV dan V SDN Curahmojo. Selain memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini, setiap siswa juga menjalani pemeriksaan langsung oleh tenaga kesehatan. Program ini mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Masih dalam upaya memperkuat kesejahteraan keluarga, PSIBI 2026 menyelenggarakan Psikoedukasi Warga bertajuk “Cara Pola Asuh Anak di Era Digitalisasi” yang menghadirkan Valina Khiarin Nisa, S.Psi., M.Sc., dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Melalui sesi diskusi yang interaktif, para orang tua diajak memahami tantangan pengasuhan anak di era digital, mulai dari pengelolaan penggunaan gawai hingga membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga. Kegiatan ini mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan kesehatan mental keluarga serta SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi pengasuhan.

Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat juga diwujudkan melalui Workshop Kokedama bagi lansia dan ibu rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, peserta workshop belajar membuat tanaman hias gantung menggunakan teknik kokedama sebagai aktivitas kreatif yang mendorong interaksi sosial, produktivitas, sekaligus memberikan pengalaman rekreatif yang bermanfaat bagi kesejahteraan psikologis. Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi SDG 3 (Good Health and Well-being) dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada kesehatan dan pendidikan, PSIBI 2026 juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berwawasan lingkungan. Melalui Workshop Eco-Psychology in Action, masyarakat diajak mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna dan nilai jual, sehingga mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production). Sementara itu, Workshop Mindful Recycling yang bekerja sama dengan Yayasan Bina Bhakti Lingkungan (YBBL) Surabaya mengajak ibu rumah tangga mengolah kertas bekas menjadi kerajinan mangkuk bernilai ekonomis. Kedua program tersebut menunjukkan bahwa limbah rumah tangga dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat sekaligus membuka peluang usaha berbasis rumah tangga, sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri dan peduli terhadap lingkungan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, PSIBI 2026 menyelenggarakan puncak acara yang diikuti sekitar 500–600 warga Desa Curahmojo. Kegiatan diawali dengan senam pagi dan jalan sehat bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize serta penampilan hiburan dari masyarakat dan panitia. Kehadiran warga dari berbagai kelompok usia mencerminkan antusiasme sekaligus kuatnya kolaborasi yang terbangun selama sebelas hari pelaksanaan program. Momentum tersebut menjadi simbol keberhasilan pengabdian yang tidak hanya menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, sekolah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak yang terlibat. Puncak acara ini sekaligus mencerminkan semangat SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Melalui rangkaian program tersebut, PSIBI 2026 menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemberian edukasi, tetapi juga melalui pendampingan, penguatan kapasitas masyarakat, serta kolaborasi yang berkelanjutan. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjadi bukti nyata bahwa pendekatan psikologi dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pencapaian berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Sebagai penutup, Departemen Pengabdian Masyarakat BEM KM Fakultas Psikologi Universitas Airlangga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian Program Psikologi Bina Desa (PSIBI) 2026. Apresiasi disampaikan kepada seluruh warga Dusun Ngepung, Desa Curahmojo, para volunteer PSIBI 2026, pemerintah desa, sekolah, tenaga kesehatan, serta seluruh panitia yang telah bekerja sama selama pelaksanaan kegiatan. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para sponsor, yaitu Mojo Tras, PT Pelindo (Persero) Regional 3, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, CV P3SM Kaltim, Rumaji Group, dan Lalamove, atas dukungan yang telah diberikan sehingga seluruh rangkaian program dapat terlaksana dengan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita ini mendukung SDG 3: Good Health and Well-being, SDG 4: Quality Education, SDG 8: Decent Work and Economic Growth, SDG 12: Responsible Consumption and Production dan SDG 17: Partnerships for the Goals

#SDG3 #GoodHealthAndWellBeing #SDG4 #QualityEducation #SDG8 #DecentWorkAndEconomicGrowth #SDG12 #ResponsibleConsumptionAndProduction #SDG17 #PartnershipsForTheGoals #SDGsUNAIR