Dr. Beatriks Novianti Bunga, S.Si-Teol., M.A., dosen Universitas Nusa Cendana, resmi meraih gelar doktor sebagai lulusan ke-120 Fakultas Psikologi Universitas Airlangga dengan predikat bebas ujian terbuka. Disertasi berjudul “Transmisi Nilai Pengasuhan pada Masyarakat Sabu” diselesaikan di bawah bimbingan Promotor Dr. Nur Ainy Fardana Nawangsari, M.Si., Psikolog dan Ko-promotor Dr. Achmad Chusairi, M.A. Capaian tersebut didukung oleh rekam jejak publikasi ilmiah internasional bereputasi yang mengangkat masyarakat adat Sabu, mulai dari identitas etnis, nilai pengasuhan, hingga praktik ritual kelahiran dan penamaan anak.
Melalui disertasinya, Beatriks menawarkan perspektif baru dalam memahami bagaimana nilai pengasuhan diwariskan dalam masyarakat adat. Penelitian ini menunjukkan bahwa transmisi nilai tidak semata berlangsung melalui pengajaran atau instruksi, melainkan melalui keterlibatan anak dalam praktik keseharian, relasi komunal, dan pengalaman hidup yang bermakna. Kontribusi utamanya memperkenalkan tiga konsep, yaitu embodied value transmission, collective value ecology, dan values lived before understood, yang memperluas paradigma psikologi dari pendekatan kognitif-individual menuju pendekatan yang lebih kolektif, kontekstual, dan berakar pada budaya lokal. Temuan ini juga menegaskan pentingnya mempertahankan praktik keseharian serta keterlibatan komunitas sebagai ekosistem utama dalam proses pengasuhan dan pendidikan nilai di tengah perubahan sosial.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan maupun praktik pengasuhan yang lebih peka terhadap konteks budaya, khususnya pada masyarakat adat di Indonesia. Selain memperkaya pengembangan ilmu psikologi, hasil penelitian ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4: Quality Education melalui penguatan pendidikan berbasis nilai dan budaya lokal, serta SDGs poin 11: Sustainable Cities and Communities dengan mendorong pelestarian kearifan lokal dan penguatan komunitas sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.




