Program Studi Doktor Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menyelenggarakan “Workshop Teknik Analisis Data Kualitatif” yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 28 hingga 30 April 2026 di Ruang Sidang 1A. Kegiatan yang secara khusus dihadiri oleh para mahasiswa S3 ini dirancang untuk membekali calon-calon doktor dengan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam mengolah dan menganalisis data riset kualitatif secara tajam dan komprehensif.
Rangkaian acara dibuka pada hari pertama oleh Dr. Ilham Nur Alfian, M.Psi., Psikolog, yang mengupas topik “Analisis Data dalam Fenomenologi dan Etnografi”. Dalam sesinya, beliau secara rinci membedah hal-hal krusial yang harus dilakukan sebelum melakukan analisis data, pengenalan berbagai jenis data kualitatif, hingga pemaparan prosedur dan tantangan yang sering dihadapi peneliti. Sebagai contoh aplikatif, Dr. Ilham membedah sebuah podcast yang membahas prinsip dan pemikiran Soleh Solihun, Andhika Pratama, dan Wendy Cagur, guna memberikan gambaran nyata bagaimana data kualitatif dapat diekstraksi dari fenomena percakapan.
Pada hari kedua, sesi dilanjutkan oleh Dr. Wiwin Hendriani, M.Si. yang berfokus pada “Analisis Data dalam Grounded Theory“. Mahasiswa diajak untuk memahami metode membangun sebuah teori yang kuat dan sistematis langsung dari akar data di lapangan. Selanjutnya, kegiatan ditutup pada hari ketiga oleh Triana Kesuma Dewi, M.Sc., Ph.D. dengan materi “Analisis Data dalam Studi Kasus”. Pemaparan ini memberikan penekanan khusus pada penerapan thematic analysis (analisis tematik) untuk mengidentifikasi dan melaporkan pola-pola atau tema penting dari sebuah kasus.
Tujuan utama dari penyelenggaraan workshop ini adalah untuk mempertajam ketajaman analitis mahasiswa S3 dalam merespons berbagai dinamika fenomena psikologis di masyarakat sebagai bekal penyusunan disertasi. Upaya peningkatan kapasitas riset ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Psikologi UNAIR dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini sejalan dengan SDGs Tujuan 4 (Quality Education) melalui fasilitasi pendidikan tingkat lanjut yang berkualitas, serta Tujuan 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) di mana peningkatan kapasitas riset ilmiah yang inovatif menjadi fondasi penting bagi kemajuan keilmuan di Indonesia.









